Tips Travelling dan Gaya Hidup Milenial

Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Saturday, 7 September 2019

Tempat Wisata di Magelang yang Wajib Dikunjungi

Indonesia terbentang dari Sabang sampai Merauke, dihiasi sebanyak enam pulau-pulau besar yang berisikan 34 provinsi. Meskipun demikian, banyak orang yang belum mengenali Tanah Air sebagai negara yang kaya akan tempat wisata, dan lebih memilih untuk terbang ke negeri orang saat liburan. Padahal, Indonesia tak melulu hanya Pulau Bali dan Lombok, tak semata hanya Raja Ampat atau Taman Laut Bunaken.

Cobalah berkunjung ke Jawa Tengah, tepatnya ke Magelang, sebuah wilayah perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Tak terlalu santer terdengar, karena kota ini tak sebesar Semarang atau Surakarta. Namun, destinasi wisatanya tak kalah dari wilayah-wilayah lain di sekitarnya. Yuk, jelajahi Magelang dengan berkunjung ke 15 destinasi wisata ini!

1. Taman Kyai Langgeng
Tempat wisata di Magelang yang satu ini adalah sebuah taman rekreasi berbasis edukasi untuk buah hati dan keluarga. Kyai Langgeng sendiri merupakan seorang pejuang kemerdekaan pada masa pemberontakan bersama Pangeran Diponegoro yang mana makamnya bisa Anda temukan di salah satu area di taman seluas 5 hektare ini. Selain itu, terdapat berbagai fasilitas dan beragam wahana permainan seru yang bisa Anda coba di tempat wisata di Magelang ini. Hutan buatan menjadi pemandangan alam paling menakjubkan yang akan setia menemani kunjungan Anda.

Tak hanya wisata alam, Anda juga bisa mengajak buah hati untuk mencoba serunya wahana air, edukasi, petualangan, permainan, hingga berwisata religi. Meskipun demikian, Anda akan dikenakan biaya tambahan pada beberapa wahana, seperti misalnya pada wahana water ball, kolam renang, dan flying fox.

Berlokasi di Jalan Cempaka No. 6 Kota Magelang, Taman Kyai Langgeng tak jauh dari pusat perbelanjaan Artos Magelang. Taman ini buka setiap hari hingga pukul 16.30 WIB dengan harga tiket masuk sebesar Rp25.000 saja.

2. Gereja Ayam
Tempat wisata di Magelang yang satu ini adalah sebuah gereja yang memang bentuknya menyerupai seekor ayam duduk dengan mahkota di atas kepalanya. Destinasi wisata ini mendadak amat populer sejak digunakan sebagai salah satu latar di film legendaris Ada Apa dengan Cinta 2. Bentuk bangunannya yang unik menjadi salah satu daya tarik utama gereja ini.

Gereja Ayam memiliki empat tingkatan. Di tingkat pertama, Anda akan menemukan luasnya ruangan gereja yang biasanya digunakan sebagai tempat ibadah. Lalu, naik satu tingkat, Anda akan menemukan leher ayam dan paruhnya yang bergincu di tingkat berikutnya. Di tingkatan terakhir, yaitu di bagian teratas, Anda akan disuguhi dengan pemandangan alam yang luar biasa indah.

Gereja Ayam terletak di Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, Kabupaten Magelang, tepatnya sejauh 2,5 kilometer dari Candi Borobudur. Jika ingin berkunjung, siapkan uang tiket masuk sebesar Rp5.000 saja.

3. Bukit Tidar
Disebut sebagai “Pakunya Tanah Jawa”, Bukit Tidar biasanya digunakan sebagai tempat berlatih Akademi Militer setempat. Asal mula nama Tidar pun tak sembarangan. Konon katanya, pada zaman dahulu, setiap orang yang berkunjung ke bukit ini selalu meninggal, atau dalam Bahasa Jawa disebut dengan “modar”. Ari kata Tidar sendiri pun “mati” atau “modar”.

Deretan pohon pinus yang menjulang tinggi membuat tempat wisata di Magelang ini masih tampak asri dan segar. Berjalan kaki sedikit, Anda akan menemukan sebuah makam keramat yang kabarnya adalah penakluk bukit ini, yaitu Syaikh Subakir. Tak jauh dari makam Syaikh Subakir, ada sebuah makam lainnya milik Kyai Sepanjang, yaitu tombak empunya Syaikh Subakir yang panjangnya hingga tujuh meter.

4. Candi Borobudur
Berkunjung ke Magelang tak akan lengkap tanpa menginjakkan kaki di salah satu tempat wisata di Magelang yang paling tersohor di dunia, Candi Borobudur. Candi yang dibangun pada rentang abad ke-18 Masehi oleh kaum Dinasti Syailendra ini telah dinobatkan sebagai salah satu warisan dan keajaiban dunia.

Melangkahlah ke dalamnya, dan Anda akan dibuat takjub dengan banyaknya arca. Kabarnya, ada sekitar 504 arca yang ada di bangunan bercorak Buddha ini. Meniti tangga hingga ke puncak, terdapat sebuah stupa berukuran besar yang dikelilingi oleh 72 stupa kecil lengkap dengan arca di dalamnya. Konon, jika tangan Anda mampu menyentuh tangan arca, apa pun keinginan Anda akan segera terwujud.

5. Candi Mendut
Candi memang telah menjadi sebuah destinasi wisata yang amat menarik untuk dikunjungi. Kembali pada masa beratus tahun silam membuat kita mengerti bagaimana kisah-kisah kerajaan yang telah ada saling berebut kekuasaan. Salah satu candi yang wajib Anda tuju saat berkunjung ke Magelang adalah Candi Mendut.

Berdasarkan catatan yang ditulis oleh seorang arkeolog bernama J.G. de Casparis, Candi Mendut dibuat oleh kaum Dinasti Syailendra pada tahun 824 Masehi, tepatnya pada masa pemerintahan Raja Indra. Namun, bangunan ini sempat menghilang, dan ketika ditemukan dan disusun kembali pada tahun 1836 silam, bagian atapnya tidak pernah ditemukan.

Masih dari catatan yang sama, dituliskan bahwa pada masa itu, Raja Indra membangun satu bangunan suci yang dinamai Wenuwana, artinya hutan bambu. Kabarnya, inilah yang membuat Casparis menyimpulkan bahwa latar belakang pembangunan Candi Mendut adalah sebuah tempat suci Raja Indra.

6. Candi Pawon
Tak jauh dari Candi Mendut, jangan lupa sekalian singgah ke Candi Pawon. Pada abad ke-20 silam, candi ini ditemukan dalam keadaan rusak di antara semak-semak. Lalu, bangunan ini pun dipugar pada tahun 1903. Tidak banyak informasi yang menceritakan tentang candi ini, tetapi dari sebuah catatan milik J.G. de Casparis, Candi Pawon dibangun lagi-lagi saat Dinasti Syailendra sedang berkuasa.

Namun, bukti keberadaan Dinasti Syailendra sebagai pemilik candi ini tidak didapatkan, karena tak adanya arca bercorak Buddha. Meskipun demikian, terdapat hiasan-hiasan berupa pohon hayati yang hingga kini digunakan sebagai simbol dari kalpataru. Hiasan ini diapit oleh Kinara-Kinari, sebuah makhluk berbadan burung dengan kepala manusia dan pundi-pundi.

7. Ketep Pass
Adalah sebuah tempat wisata di Magelang yang menyuguhkan pemandangan alam berupa megahnya Gunung Merapi yang bisa dipandangi dari jarak yang cukup dekat. Tempat wisata di Magelang yang dahulu bernama Gardu Pandang Ketep ini dibangun pada lahan seluas 8000 meter persegi. Di sekitarnya, terdapat banyak penjaja makanan ringan, seperti misalnya penjaja jagung bakar, mi instan, dan susu jahe.

Beberapa tahun berselang, tempat wisata di Magelang yang satu ini telah mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Tak hanya berupa gardu pandang, sekarang telah terdapat pula Museum Vulkanologi yang menampilkan segala informasi seputar aktivitas Gunung Merapi. Selain itu, ada pula teater mini yang akan memutarkan film sejarah Gunung Merapi, perlengkapan Pancaarga, dan teropong.

8. Punthuk Setumbu
Ingin menyaksikan fenomena matahari terbit atau tenggelam yang begitu menawan? Punthuk Setumbu adalah tempat wisata di Magelang yang tepat untuk Anda tuju. Bertemankan Gunung Merbabu dan Merapi di antaranya, datang dan berpulangnya matahari menjadi peristiwa paling indah yang tak boleh Anda lewatkan. Siluet Candi Borobudur dari kejauhan juga akan membuat mata Anda semakin menatap takjub dan mulut tak hentinya berdecak kagum.

Sebelum menjadi sebuah destinasi wisata favorit, dahulu Punthuk Setumbu hanyalah sebuah bukit setinggi 400 meter yang dimanfaatkan oleh penduduk setempat sebagai ladang. Tersedia gazebo untuk pengunjung bersantai sembari menunggu datang atau pulangnya matahari. Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi tempat wisata di Magelang yang satu ini adalah saat musim kemarau datang, atau antara bulan Juni hingga Agustus.

9. Pinusan Kragilan
Berada di kaki Gunung Merbabu, Pinusan Kragilan merupakan sebuah tempat wisata di Magelang yang didominasi oleh hamparan pepohonan pinus yang menjulang. Oleh para pengunjung, tempat wisata ini lebih akrab disapa dengan sebutan Top Selfie Pinusan Kragilan. Pemberian nama ini bukan tanpa alasan, karena memang ada banyak sekali tempat berfoto yang pemandangannya begitu menakjubkan. Salah duanya adalah di bagian tengah hutan dan di jalanan lurus yang lokasinya tepat di setelah pintu masuk.

Sembari menjelajah hutan dan berfoto, Anda bisa sekaligus menyusuri Sungai Selo Tumpang yang juga mengalir di sepanjang hutan pinus ini. Hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang, Anda sudah bisa mendapatkan liburan yang amat sempurna. Namun, perlu diingat bahwa Anda tidak diizinkan untuk mendirikan tenda dan berkemah di sini.

10. Rumah Kamera
Seperti namanya, destinasi satu ini memiliki bentuk yang teramat unik, yaitu menyerupai kamera tipe DSLR dengan lensa yang panjang. Tanggol Anggien Jatikusumo, sang pemilik, adalah seorang pelukis asal Semarang yang kini telah lama tinggal di Pulau Dewata, Bali. Awalnya, Tanggol membangun Rumah Kamera ini hanyalah sebagai tempat untuk galeri lukisannya sekaligus sekolah lukis.

Bagian dalam rumah ini berisi hasil karya sang pemilik sendiri, baik dalam coretan pena atau campuran tinta. Terkadang, Tanggol mengunjungi rumah miliknya ini, jadi Anda bisa bertemu dengannya jika datang pada saat yang tepat. Daya tarik Rumah Kamera ini ada pada bagian atapnya atau puncak lensanya. Dari sini, Anda bisa menyaksikan pemandangan Gunung Merbabu, Sumbing, dan Merapi yang memesona.

Destinasi wisata yang berlokasi di Jalan Majaksingi, Kabupaten Magelang ini bisa Anda kunjungi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dengan membayar biaya masuk sebesar Rp15.000 per orang. Jangan lupa untuk mengabadikan hasil karya Tanggol yang apik dan unik dalam lensa kamera Anda, ya!

11. Museum OHD
Kota Magelang tak hanya kaya akan destinasi wisata yang menyuguhkan pemandangan alam nan eksotis. Anda juga bisa menemukan wisata menarik lainnya, seperti misalnya Museum OHD. Museum yang berlokasi di Jalan Jenggolo No. 14, Kota Magelang ini adalah museum pribadi milik Dr. Oei Hong Djien yang memajang semua benda-benda koleksinya. Nama museum ini pun diambil dari singkatan namanya, OHD.

Dr. Oei memulai menampilkan koleksinya sejak tahun 1970 silam. Hingga kini, lebih dari 2.000 koleksi telah terpampang di museum ini. Tempat wisata di Magelang ini buka mulai dari pukul 10.00 hingga 17.00 WIB setiap hari, kecuali hari Selasa dan hari libur. Biaya masuk yang harus Anda bayar untuk bisa melihat koleksi Dr. Oei di museum ini adalah Rp50.000 per orang.

12. Air Terjun Kedung Kayang
Air Terjun Kedung Kayang terkenal bukan hanya karena panorama alamnya, melainkan karena mitos di balik adanya tempat wisata di Magelang ini. Pancuran airnya berasal dari tiga mata air yang keluar dari retakan bebatuan. Di balik derasnya pancuran air, terdapat sebuah gua yang konon katanya sering digunakan untuk bertapa.

Tak berhenti sampai di situ, mitos ini pun masih berlanjut hingga pada penamaan destinasi wisata ini. Kabarnya, air terjun ini dinamai dari tiga orang empu, yaitu Empu Khalik, Empu Panggung, dan Empu Putut. Lokasi ini merupakan tempat tinggal ketiganya. Lalu, mereka pun mengadakan sayembara melempar telur. Lokasi pecahnya terlu inilah yang kemudian menjadi asal mula ketiga sumber pancuran airnya.

13. Air Terjun Silawe
Masih seputar wisata air terjun, selanjutnya ada Air Terjun Silawe. Lokasi destinasi wisata ini ada di Dusun Kopeng Kulon, Desa Sutopati, Kabupaten Magelang, tepat di lereng Gunung Sumbing bagian selatan. Air terjun ini tak jauh dari Gardu Pandang Ketep dan Air Terjun Kedung Kayang, tetapi masih banyak yang belum mengetahuinya karena sulitnya akses untuk menuju ke tempat wisata di Magelang yang satu ini.

Saat hendak dibuka menjadi sebuah destinasi wisata, tempat ini memiliki banyak sekali sarang laba-laba, atau yang dalam Bahasa Jawa disebut “lawe”. Inilah yang menjadi asal mula penamaan Air Terjun Silawe. Di lokasi yang sama, Anda bisa sekalian mampir ke Curug Sigong. Pemandangan yang disuguhkan kedua air terjun ini akan membuat pengalaman liburan Anda semakin tak terlupakan.

14. Desa Candirejo
Saat berkunjung ke Magelang, sempatkanlah untuk mengenal budaya dan tradisinya yang unik. Cobalah berkunjung ke Desa Candirejo, karena di desa yang berlokasi sejauh 2,5 kilometer saja dari Candi Borobudur ini, Anda akan menemukan berbagai cerita dari para penduduk lokal yang menarik. Kabarnya, dahulu desa ini menjadi tempat menginap para wisatawan yang akan mengunjungi Candi Borobudur.

Anda pun bisa menginap di sini dan menikmati berbagai macam wisata yang ditawarkan oleh para penduduk, mulai dari wisata agro, budaya, hingga wisata alamnya. Tak cukup sampai di situ saja, jangan lupa juga untuk mempelajari tradisi dan adat masyarakat setempat yang hingga kini masih dipertahankan dan dilestarikan eksistensinya, meskipun zaman telah berubah modern sejak lama. Jadi, saat Anda mengunjungi dan menikmati megahnya Candi Borobudur, jangan sampai lupa untuk mampir ke Desa Candirejo.

15. Pemandian Air Hangat di Candi Umbul
Sebelum pulang, relaksasikan tubuh dan pikiran Anda dengan cara mandi air hangat di Pemandian Candi Umbul. Berdasarkan penuturan masyarakat setempat, pemandian ini dahulu adalah tempat sang putri raja membersihkan diri setelah menjalani berbagai ritual yang dilangsungkan di Candi Borobudur. Lokasi pemandian ini menjadi satu dengan Candi Umbul, salah satu candi bercorak Hindu yang dibangun pada abad ke-9 Masehi, tepatnya saat Kerajaan Mataram kuno masih berjaya.

Dalam Bahasa Jawa, kata ‘umbul’ memiliki arti muncul. Adanya gelembung udara yang muncul dari dasar kolam menjadi asal mula nama pemandian ini. Ada dua kolam yang bisa Anda pilih, masing-masing memiliki air hangat dan air biasa. Keduanya sama-sama menyegarkan badan, karena Anda akan ditemani dengan pemandangan alam yang begitu memukau selama berenang di tempat wisata di Magelang yang satu ini.

Pemandian ini berada di Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, bersisian dengan Telaga Bleder dan Curug Sekar Langit. Di sekitar lokasi, Anda akan melihat sisa-sisa reruntuhan Candi Umbul yang berserakan dan dibiarkan begitu saja. Meskipun demikian, ternyata kaki atau fondasi sebenarnya dari Candi Umbul masih belum ditemukan hingga kini. Kabarnya, fondasinya telah terpendam dengan tanah dan belum bisa dipastikan letak sesungguhnya agar bisa dilakukan penggalian.

Lokasinya yang sejuk membuat tempat wisata di Magelang ini ramai dikunjungi setiap hari, terlebih saat akhir pekan dan musim liburan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkunjung lebih pagi saat kolam pemandian belum terlalu ramai. Buka mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB, biaya masuk pemandian ini adalah sebesar Rp10.000 saja per orang.
Share:

Sunday, 11 August 2019

Dari Bandung Sampai Labuan Bajo, Ini Lokasi Wisata Pilihan Resolusi 2019

Sudahkah kamu mempunyai resolusi untuk tahun 2019?
Kalau belum, catatlah bucket list resolusi yang ingin kamu capai di tahun ini. Mulai dari karier, percintaan, dan urusan jalan-jalan.

Dari ketiga macam resolusi itu, trip menjadi salah satu hal penting dalam urusan resolusi. Hal itu bisa menjadi momen kamu refreshing dari pekerjaan yang melelahkan. Setidaknya men-‘charge’ agar kamu siap kembali dengan semangat baru. Maka dari itu, buatlah rencana perjalanan yang belum terlaksana pada tahun sebelumnya.

Agar lebih hemat, kamu bisa manfaatkan promo resolusi tahun baru dari tiket.com. Kamu bisa menikmati liburan resolusi tahun baru ke berbagai destinasi pilihan dengan diskon Rp 100.000 hanya di aplikasi Tiket.com.
Untuk destinasi, Liputan6.com telah merampung berbagai lokasi favorit bisa menjadi referensi buat kamu untuk tahun ini.

Bandung
Bagi kamu yang berlokasi di Ibukota dan tak punya waktu lama untuk melancong, Bandung bisa menjadi solusi terbaik. Yap, tak perlu jauh, dengan kendaraan pribadi kamu hanya butuh 2-3 jam perjalanan ke Kota Kembang tersebut.
Selain itu, kamu bisa juga melakukan perjalanan dengan kereta api. Kamu bias cari tiket kereta Jakarta Bandung melalui aplikasi tiket.com. Situs tersebut memiliki pilihan rute kereta api yang sangat lengkap. Jadi, nggak perlu bingung untuk menemukan tiket kereta api ke Bandung yang kamu inginkan.
Bicara lokasi, tak lengkap kalau ke Bandung tak mengunjungi Orchid Forest Cikole. Daerah yang sejuk dengan jajaran pohon pinus akan menemani langkah kamu mengeksplorasi eduwisata berbagai bunga anggrek lokal maupun mancanegara.
Selain itu, bagi kamu yang suka selfie dan foto. Ada beberapa tempat ‘Instagrameble’ yaitu Rabbit Town. Lokasi itu  merupakan salah satu lokasi wisata yang menawarkan spot foto menarik tanpa harus ke luar negeri. Rabbit Town .
Ada pula lokasi lainnya ialah Upside Down World. Tempat wisata itu tengah digandrungi kaum milenial. Karena bisa menjadi objek foto yang menarik untuk media sosial.

Labuan Bajo
Destinasi wisata ini sangat digemari para kaum milenial. Tak hanya lokasinya yang eksotis, tempat ini cocok juga buat kamu yang gemar upload foto di media sosial. Berbagai spot dan panorama bukit bisa kamu rasakan di Labuan Bajo.
Tak melulu pantai yang asri, Labuan Bajo juga punya Taman Nasional Komodo yang popular. Selain itu ada pula Pink Beach. Pantai ini memiliki pasir berwarna merah muda. Bagi kamu penyuka diving, Labuan Bajo juga punya manta point. Lokasi ini menjadi favorit dan incaran para penyelam.
Lalu ada juga Pulau Padar, pulau ketiga terbesar di kawasan Taman Nasional Komodo, setelah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Berbeda dengan dua pulau lainnya, Pulau Padar ini tidak dihuni oleh komodo

Bali
Bicara Bali, tak ada habisnya membicaran wisata nan eksotis dan pantai yang cantik. Namun, wisata di Bali tak hanya pantai saja. Ada wisata baru yang bisa menjadi resolusi wisata kamu tahun ini.
Pertama, paling heboh ialah Garuda Wisnu Kencana (GWK) atau taman luas yang berisi potongan-potongan pembangunan patung raksasa Dewa Wisnu dan Garuda. GWK sebagai tempat wisata di Bali terbaru yang layak untuk dikunjungi.
Lokasi itu terletak di sebelah selatan Denpasar ini memang bisa dikatakan sebagai tempat wisata di Bali yang sudah lama. Kedua, ada Crystal Bay Beach yang masuk dalam daftar tempat wisata di Bali yang terbaru.
Destinasi itu sendiri menawarkan pemandangan bawah laut yang mempesona. Atau jika kamu sedang tidak ingin menyelam, kamu bisa hanya duduk-duduk saja sambil menikmati pemandangan matahari terbenam yang romantis di pantai ini.
Selain itu ada pula, wisata Toya Devasya. Lokasi itu masuk dalam daftar tempat wisata di Bali terbaru yang bisa kamu jelajahi. Di sini kamu bisa berendam dalam kolam air hangat alami sambil melihat pemandangan pegunungan yang menyejukkan.
Nah, bagaimana? Ayo, jadikan salah satu tiga destinasi di atas resolusi liburan kamu tahun ini.
Share:

Saturday, 10 August 2019

Tempat Wisata Belanja Murah di Bandung yang Wajib Dikunjungi

Jika berkunjung ke Bandung, Anda dapat menemukan banyak sekali tempat wisata yang cocok untuk segala jenis hobi.
Untuk Anda yang suka menikmati wisata alam, tentu saja di Bandung ada banyak sekali pilihan tempat wisata alam yang sejuk, kemudian setelah lelah menikmati keindahan wisata alam Bandung, Anda bisa melanjutkan kegiatan seru berikutnya yaitu bermain ke tempat wisata yang cocok untuk anak kecil atau menjelajah kenikmatan kuliner Bandung.
Kemudian, sebelum pulang ke rumah Anda bisa membeli oleh-oleh khas Bandung atau berbelanja di berbagai Factory Outlet (FO) dan distro yang tersebar di berbagai lokasi.


Bagi Anda yang termasuk dalam golongan shopaholic, selain FO dan distro ternyata Bandung juga memiliki tempat wisata belanja lainnya yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi.Bahkan, di beberapa tempat wisata belanja ini Anda bisa mendapatkan harga barang yang jauh lebih murah.
Mau tahu apa saja tempat wisata belanja murah di Bandung yang paling oke? Baca selengkapnya di bawah ini.


1. Gang Tamim
Suka mengkoleksi jeans?
Atau ingin cari jeans berkualitas dengan harga murah?
Anda bisa datang ke Gang Tamim yang bisa diakses dengan mudah melalui Jalan Sudirman.
Dengan biaya mulai dari Rp100.000 hingga Rp200.000, Anda sudah bisa membeli dan memilih jeans dari bahan yang Anda pilih sendiri.
Tidak perlu kuatir dengan pilihan bahan yang ada, di tempat wisata belanja di Bandung ini pilihan bahannya sangat lengkap dan tentunya murah.


2. Pasar Jumat Pusdai
Sesuai dengan namanya, tempat wisata belanja murah di Bandung ini hadir setiap hari Jumat.
Berbagai macam barang murah meriah dijual di tempat wisata belanja yang terletak di Jalan Diponegoro ini, mulai dari baju sisa ekspor hingga baju bekas.
Jika Anda pandai memilih barang bagus dan juga menawar harga, Anda pasti bisa mendapatkan barang dengan harga miring dan kualitas lumayan bagus.


3. Pasar Baru Trade Center
Tak jauh berbeda dengan Pasar Baru yang ada di Jakarta, Pasar Baru Bandung juga merupakan salah satu pusat belanja terbesar di daerahnya.
Tempat wisata belanja di Bandung ini juga sering disebut sebagai Mangga Dua-nya Bandung karena Pasar Baru Bandung juga merupakan salah satu tempat belanja stok dagangan bagi para pedagang dari berbagai tempat, sama dengan Mangga Dua di Jakarta.


Apa sih yang bisa ditemukan di tempat wisata belanja ini?
Di tempat wisata belanja ini terdapat berbagai jenis kain dan pakaian dengan harga yang relatif terjangkau untuk semua kalangan.
Selain bisa berbelanja kain dan pakaian secara eceran, Anda juga bisa membeli secara grosir lho.


4. Jalan Cihampelas
Tempat wisata belanja ini adalah salah satu tempat yang telah berhasil menjadi ikon dari kota Bandung.
Tempat wisata belanja di Bandung ini memang selalu padat dengan warga Bandung dan juga wisatawan, terutama wisatawan yang berasal dari kota Jakarta dan sekitarnya.
Jika Anda ingin mencari kaos dengan kata-kata yang lucu dan menggelitik, cari saja di toko-toko baju di sepanjang Jalan Cihampelas, selain itu jika lapar Anda bisa mampir ke pusat oleh-oleh dan membeli makanan khas Bandung seperti peyeum dan juga keripik tempe.


5. Pasar Cibaduyut
Pasar Cibaduyut adalah pusatnya tas dan sepatu dengan bahan kulit.
Walaupun termasuk produk lokal, sepatu yang diproduksi di pasar ini terkenal awet dan juga tahan lama sehingga tidak kalah bersaing dengan merek-merek sepatu terkenal yang ada di mall Bandung.
Jika Anda ingin memesan sepatu dengan desain sendiri, Anda berada di tempat wisata belanja yang tepat.
Anda hanya perlu memesan dan kemudian menunggu selama 1 atau 2 minggu tergantung kerumitan model sepatu yang Anda pesan.


6. Pasar Kaget Gasibu / Pasar Kaget Monju
Pasar ini awalnya berada di depan Gedung Satehingga Gasibu sehingga disebut sebagai Pasar Kaget Gasibu, namun demi kenyamanan bersama maka lokasinya pun dipindahkan ke Monumen Perjuangan (Monju).
Di tempat wisata belanja ini, Anda bisa membeli baju baru atau baju sisa ekspor dengan harga murah.
Bila Anda merasa lapar, Anda juga bisa menikmati berbagai jenis kuliner khas Bandung di sekitar pasar kaget ini.


7. Pasar Gedebage
Nah bagi Anda yang suka mencari barang bekas berkualitas, Pasar Gedebage adalah tempat yang cocok.Tidak hanya warga Bandung, tapi banyak juga pengunjung yang berasal dari luar kota yang sengaja datang ke tempat belanja murah ini untuk berburu barang bekas.
Harganya yang miring dan barang-barangnya yang unik adalah kelebihan utama yang ditawarkan tempat wisata belanja murah di Bandung ini.


8. Sentra Rajut
Barang-barang dari Sentra Rajut yang terletak di Jalan Binong Jati ini tidak kalah bagus dengan rajutan yang bermerek lho.
Apalagi barang-barang di tempat wisata belanja Bandung ini memang karya lokal yang dikerjakan oleh masyarakat sekitar sendiri.
Ada berbagai macam rajutan yang bisa Anda dapatkan di sini seperti misalnya jaket, cardigan, baju hangat dan juga syal yang harganya terjangkau namun tetap gaya untuk dipakai sehari-hari.


9. MD Plaza
Pusat belanja di Bandung ini memang masih terbilang baru.
Dulunya para pedagang yang berdagang di MD ini berlokasi di King’s Shopping Center.
Namun karena kejadian kebakaran beberapa waktu lalu, mereka pindah ke MD Plaza.
Walaupun bernama Plaza, tapi barang yang dijual tergolong murah lho.
Anda bisa mencoba berkunjung ke MD Plaza ini di Jalan Dalem Kaum sebagai alternatif tempat wisata belanja murah di Bandung.


10. Jalan Dago
Termasuk sebagai salah satu kawasan terpopuler di Bandung, Dago merupakan salah satu lokasi yang banyak digunakan sebagai tempat nongkrong oleh para muda-mudi Bandung.
Selain itu, di Jalan Dago juga terdapat beragam distro dengan harga yang relatif terjangkau dan cocok untuk semua kalangan.


Selain distro, di kawasan wisata belanja ini juga terdapat beberapa outlet produk-produk branded.
Tak kalah penting, bagi Anda yang ingin membawa oleh-oleh untuk kerabat dan keluarga, di Jalan Dago juga terdapat banyak toko yang menjual oleh-oleh khas Bandung.
Share:

Friday, 9 August 2019

Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Terletak di sebelah timur Pulau Jawa, Bali adalah primadona pariwisata Indonesia yang sudah terkenal di seluruh dunia.
Selain terkenal dengan keindahan alamnya, terutama pantainya, Bali juga terkenal dengan kesenian dan budayanya yang unik dan menarik untuk disaksikan dan dipelajari.


Bali sebagai tempat tujuan wisata yang lengkap dan terpadu memiliki banyak sekali tempat wisata menarik, apa saja tempat wisata di Bali yang wajib dikunjungi?
Baca rekomendasinya berikut ini.


1. Pantai Kuta
Pantai Kuta adalah tempat wisata di Bali yang paling terkenal dan paling banyak dikunjungi wisatawan karena lokasinya yang dekat dengan bandara, pantainya yang indah, biaya yang murah, dan ombaknya yang cocok untuk peselancar pemula.
Pantai Kuta juga terkenal dengan panorama matahari tenggelamnya yang sangat indah.


Sebuah fakta unik dari Pantai Kuta adalah sebelum Pantai Kuta menjadi sebuah tempat wisata di Bali yang wajib dikunjungi seperti sekarang ini, Pantai Kuta merupakan sebuah pelabuhan besar, yang merupakan pusat perdagangan di Bali pada masanya.

Dengan pasir putih dan laut birunya, dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang sangat lengkap, Pantai Kuta adalah primadona wisata Bali yang harus Anda kunjungi saat berlibur.

2. Pura Tanah Lot
Pura Tanah Lot adalah salah satu tempat wisata di Bali yang terkenal dengan keindahannya, terutama pada saat matahari terbenam.
Pura Tanah Lot yang terdiri dari 2 buah pura merupakan pura tempat memuja dewa laut.


Keunikan utama dari Pura Tanah Lot adalah pura ini berada di atas sebuah batu karang besar di pinggir laut.
Pada saat air laut pasang, anda tidak dapat mendekat ke Pura Tanah Lot karena di sekitar batu karang penyangga Pura Tanah Lot akan digenangi air laut.
Pada saat air surut anda dapat melihat beberapa ular laut jinak yang menurut penduduk setempat merupakan penjaga Pura Tanah Lot.
Selain itu, di lokasi wisata Bali ini anda juga dapat memegang ular suci yang jinak dan tidak berbahaya.


3. Pantai Padang Padang
Pantai Padang Padang mungkin kurang begitu terkenal bila dibandingkan dengan Pantai Kuta, namun Pantai Padang Padang adalah pantai yang sangat indah dan unik.

Pada saat saya pertama kali datang berkunjung ke Pantai Padang Padang juga saya mengira bahwa pantai ini adalah pantai yang tidak menarik karena kurang terkenal, namun ternyata saya salah.

Pantai Padang Padang adalah pantai kecil yang tersembunyi di balik sebuah tebing di kawasan Pecatu, dekat Uluwatu.
Untuk dapat mencapai Pantai Padang Padang, anda harus melewati sebuah tangga yang membelah tebing.


Pantai Padang Padang tidak besar dan luas, namun sangat indah dan menarik untuk dikunjungi.
Sebagian besar pengunjung Pantai Padang Padang adalah wisatawan asing karena Pantai Padang Padang kurang terkenal di kalangan wisatawan dalam negeri.


4. Danau Beratan Bedugul
Danau Beratan Bedugul adalah sebuah danau yang berlokasi di daerah pegunungan dengan suasana alam yang asri.
Keunikan dari Danau Beratan Bedugul adalah keberadaan pura yang bernama Pura Ulun Danu.


Pura Ulun Danu terletak di pinggir Danau Beratan Bedugul dan merupakan salah satu daya tarik utama Danau Beratan Bedugul.
Selain itu, supaya liburan menjadi semakin berkesan, wisatawan juga dapat menikmati permainan air dan menyewa perahu di Danau Beratan Bedugul.


5. Garuda Wisnu Kencana (GWK)
Garuda Wisnu Kencana atau biasa disingkat GWK adalah sebuah taman wisata budaya yang berlokasi di Bali Selatan.
Garuda Wisnu Kencana adalah sebuah patung yang sangat besar karya I Nyoman Nuarta.


Saat ini, patung Garuda Wisnu Kencana belum sepenuhnya selesai dibuat, hanya sebagian saja yang telah selesai, namun walau begitu anda tetap dapat menikmati kemegahan Garuda Wisnu Kencana.
Selain patung, anda juga dapat melihat keindahan bukit kapur yang di potong menjadi balok-balok kapur besar.
Balok-balok kapur ini nantinya akan dipenuhi dengan pahatan.
Selain itu di kawasan Garuda Wisnu Kencana juga terdapat teater seni, anda dapat menikmati berbagai jenis tari dan kesenian Bali di teater ini setiap harinya.


6. Pantai Lovina
Pantai Lovina mungkin tidak terlalu sering terdengar di kalangan wisatawan lokal.
Pantai Lovina adalah salah satu tempat wisata di Bali yang paling saya sukai karena di Pantai Lovina kita dapat melihat lumba-lumba berenang dan meloncat-loncat di habitat aslinya.


Terletak di Bali Utara, dekat dengan Kota Singaraja, anda akan diajak pergi ke tengah laut dan melihat lumba-lumba dengan menggunakan perahu nelayan.
Lumba-lumba Pantai Lovina biasanya akan bermain di tepi pantai pada pagi hari, oleh karena itu biasanya wisatawan akan berangkat dari pinggir pantai mulai dari jam 6 pagi.


7. Pura Besakih
Pura Besakih adalah sebuah pura yang berlokasi di kaki Gunung Agung, dan merupakan pura terbesar di Bali.
Di Pura Besakih sering diadakan acara keagamaan Hindu karena Pura Besakih dipercaya sebagai tempat suci dan merupakan induk dari seluruh pura yang ada di Bali.


Pura Besakih dibangun dengan konsep keseimbangan Tuhan, manusia, dan alam atau sering disebut dengan sebutan Tri Hita Karana.
Untuk dapat memasuki area Pura Besakih, anda harus menggunakan sarung yang dapat dipinjam di sekitar lokasi Pura Besakih.


8. Pura Uluwatu
Pura Uluwatu adalah salah satu tempat wisata di Bali yang berada di atas sebuah tebing yang menjorok ke laut.
Pura Uluwatu tidak hanya menawarkan suasana religius khas Bali, namun juga menawarkan keindahan panorama, terutama keindahan pemandangan matahari tenggelamnya yang sudah sangat terkenal.


Di tempat wisata di Bali yang satu ini, anda akan berjumpa dengan sejumlah kera yang dipercaya berfungsi menjaga kesucian Pura Uluwatu.
Untuk memasuki area Pura Uluwatu, anda harus menggunakan sarung dan selendang yang merupakan simbol hormat kepada kesucian Pura Uluwatu.


9. Pantai Jimbaran
Pantai Jimbaran adalah salah satu tempat wisata di Bali yang paling terkenal.
Pada saat anda datang ke Pantai Jimbaran, yang pertama kali akan anda lihat adalah deretan meja dan kursi makan di atas pasir putih yang indah.
Ya, Pantai Jimbaran terkenal dengan kuliner Bali pinggir pantainya, terutama hidangan lautnya.


Tempat wisata di Bali ini sangatlah cocok untuk anda yang ingin berwisata ke pantai sekaligus menikmati wisata kuliner khas Bali.
Tidak perlu kuatir menyantap makanan di Pantai Jimbaran karena ombak di Pantai Jimbaran sangatlah tenang, sehingga tidak membahayakan anda yang sedang makan berbagai kuliner khas Bali lezat di pinggir pantai.


10. Monkey Forest
Monkey Forest adalah tempat wisata di Bali yang akan membawa anda menyatu dengan alam.
Terletak di Ubud, Bali, Monkey Forest adalah sebuah hutan yang dihuni oleh banyak kera liar.
Kera-kera ini dianggap keramat oleh penduduk setempat sehingga tidak boleh diganggu dan dibiarkan hidup bebas di hutan.


Kera di Monkey Forest sangat menyukai makanan, mereka akan berusaha mendapatkan makanan yang anda bawa, walaupun makanan tersebut ada di dalam tas anda.
Di tempat wisata di Bali ini anda akan menyaksikan kehidupan ratusan kera yang unik dan menarik, namun berhati-hatilah dengan barang bawaan anda karena terkadang monyet-monyet tersebut akan berusaha mengambilnya.


11. Tanjung Benoa
Tanjung Benoa yang berbatasan langsung dengan Nusa Dua, Bali adalah pusat dari kegiatan olahraga dan permainan air di Bali.
Karakteristik Pantai Tanjung Benoa sangatlah tenang, sehingga sangat cocok untuk berbagai jenis permainan air yang seru.


Jenis permainan air yang dapat anda mainkan di tempat wisata di Bali yang satu ini di antaranya snorkeling, sea walker, banana boat, parasailing, wakeboard, waterski, jetski, scuba diving, donut boat, flying fish, dan lain-lain.
Selain itu anda juga dapat pergi melihat penyu raksasa di pulau penyu dengan menaiki perahu dari Tanjung Benoa.


12. Danau Batur Kintamani
Danau Batur Kintamani merupakan salah satu pesona alam tiada duanya yang dimiliki Bali.
Terletak di gunung tertinggi ke 2 di Bali, Danau Batur Kintamani mempunyai hawa yang sejuk dan pemandangan yang sangat mempesona.


Danau Batur Kintamani adalah danau terbesar di Bali yang banyak dikunjungi wisatawan karena menawarkan pemandangan yang tiada duanya di Bali.

13. Tari Kecak Uluwatu
Tari Kecak adalah tari khas Bali yang paling terkenal dan paling menarik untuk dilihat.
Dari banyak tempat di Bali yang mempertontonkan tarik kecak, menurut saya yang paling menarik adalah Tari Kecak Uluwatu yang berada di Pura Uluwatu.


Tari Kecak Uluwatu mempertunjukan tari kecak khas Bali dengan latar belakang matahari tenggelam di Uluwatu yang sangat indah.
Tari Kecak Uluwatu sangat populer dan ramai oleh karena itu apabila anda ingin menonton pertunjukan Tari Kecak Uluwatu, saya sarankan untuk pesan dari jauh hari.


14. Arung Jeram Sungai Telaga Waja
Arung Jeram Sungai Telaga Waja sangatlah cocok bagi anda yang suka kegiatan yang seru dan menantang.
Sungai Telaga Waja memiliki air yang jernih dan bersih dan jeram yang menantang.


Di akhir pengarungan, anda akan meloncati sebuah pintu air, sangat seru.
Setelah selesai menikmati Arung Jeram Sungai Telaga Waja, anda akan mendapatkan bonus berupa trekking naik gunung, oleh karena itu siapkan diri anda dan beristirahatlah yang cukup karena Arung Jeram Sungai Telaga Waja akan menguras tenaga anda.


15. Arung Jeram Sungai Ayung
Arung Jeram Sungai Ayung mempunyai karakteristik yang berbeda dengan Arung Jeram Sungai Telaga Waja.
Apabila Arung Jeram Sungai Telaga Waja menawarkan tantangan, maka Arung Jeram Sungai Ayung menawarkan keindahan pemandangan alam pegunungan.
Panorama sepanjang Sungai Ayung sangatlah indah, ditambah dengan pahatan di tebing sungai, dan hijaunya pepohonan di sekitar sungai melengkapi keindahan Arung Jeram Sungai Ayung.


Tempat wisata di Bali yang mana yang akan anda kunjungi pada liburan anda selanjutnya?
Atau anda memiliki rekomendasi tempat wisata di Bali lainnya yang menarik? Share yuk!
Share:

Saturday, 3 August 2019

Tempat Wisata di Sumatera Utara Yang Menarik

Sumatera Utara adalah sebuah provinsi di Pulau Sumatera yang banyak dikunjungi wisatawan.
Jika ada tempat yang dikunjungi wisatawan, itu artinya tempat wisata yang menarik.
Apa saja tempat wisata di Sumatera Utara yang menarik?


1. Istana Maimun
Istana Maimun yang kini menjadi ikon kota Medan, Sumatera Utara adalah peninggalan Kerajaan Deli.
Sejak tahun 1946, istana ini dihuni oleh ahli waris kesultanan Deli.
Istana seluas lebih dari 2,700 meter ini memiliki lebih dari 30 buah ruangan dengan desain interior yang merupakan perpaduan budaya Melayu, Islam, Itali, Spanyol, dan Italia.
Selain berfoto-foto di bangunan bersejarah ini, pengunjung juga dapat melihat-lihat koleksi yang disetujui Belanda kuno, koleksi foto-foto kelaurga sultan, dan koleksi macam-macam senjata.
Berlokasi di Jalan Brigadir Jenderal Katamso, Kecamatan Medan Maimun, Medan, Istana Maimun sudah menjadi salah satu tempat wisata di Sumatera Utara yang selalu dikunjungi oleh orang yang datang ke kota Medan.
Harga tiket masuk Istana Maimun adalah 5.000 Rupiah per orang.


2. Air Terjun Sipiso-piso
Air Terjun Sipiso-piso terletak dekat dengan Desa Tongging, Sumatera Utara.
Air Terjun Sipiso-piso dikelola sebagai salah satu tempat wisata di Sumatera Utara oleh Pemerintah Kabupaten Karo.
Kata piso diambil dari kata pisau karena derasnya air terjun ini bagaikan pisau yang tajam.
Air Terjun Sipiso-piso adalah salah satu air terjun yang paling tinggi di Indonesia.


3. Masjid Raya Medan
Masjid Raya Medan yang dibangun di Medan, Sumatera Utara mulai dibangun pada tahun 1906 dengan gaya campuran antara Timur Tengah, Spanyol, dan India.
Beralamat di Jalan Sisingamangaraja, Masjid Raya Medan sangat mudah ditemui oleh wisatawan yang tertarik dengan keanggunan Masjid Raya Medan.


4. Danau Toba
Danau Toba adalah danau yang paling terkenal di Indonesia karena ukurannya yang besar dan keunikan yang membentuk pulau di tengah Danau Toba.
Dengan panjang sekitar 100 KM dan lebar sektiar 30 KM, Danau Toba adalah danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara.
Danau Toba adalah tempat wisata di Sumatera Utara yang paling terkenal, sehingga tidak perlu kuatir dan ingin menginap di Danau Toba karena di sepanjang tepian Danau Toba memiliki banyak penginapan.


5. Penangkaran Buaya Asam Kumbang
Penangkaran Buaya Asam Kumbang atau sering disebut sebagai Taman Buaya Asam Kumbang adalah salah satu taman reptil yang paling besar di Indonesia dengan lebih dari 2.400 ekor reptil.
Dibangun sejak tahun 1959, Penangkaran Buaya Asam Kumbang memiliki koleksi banyak buaya dari yang muda hingga yang diperoleh per tahun.
Meskipun banyak binatang buas, tempat ini sangat aman karena mereka diletakan di kolam dan danau buatan yang sudah di desain oleh aman.
Harga tiket masuk Penangkaran Buaya Asam Kumbang adalah 5.000 Rupiah.


6. Danau Linting
Danau Linting memang tidak sepopuler Danau Toba, namun Danau Linting adalah salah satu tempat wisata di Sumatera Utara yang menarik.
Danau Linting merupakan danau vulkanik dengan ukuran sekitar 1 hektar dan berbentuk belerang jadi warna airnya bewarna kehijauan.
Jika Anda ingin berenang berhati-hatilah karena Danau Linting yang terletak di Kabupaten Deli Serdang memiliki ketinggian lebih dari 100 meter.
Harga tiket masuk Danau Linting adalah 5.000 Rupiah.


7. Salju Panas Dolok Tinggi Raja
Berlokasi di Desa Dolok Tinggi Raja, Sumatera Utara, Salju Panas Dolok Tinggi Raja lupa sebuah kawasan bukit kapur dengan warna yang unik.
Mirip dengan danau, Salju Panas Dolok Tinggi Raja memiliki warna tanah yang unik dengan bewarna putih sehingga memudahkan salju.
Selain itu, di tengah-tengah kawasan ini terdapat danau air panas yang berwarna biru kehijauan.
Salju Panas Dolok Tinggi Raja adalah salah satu tempat wisata di Sumatera Utara yang belum terkenal namun sangat menarik untuk dikunjungi, namun Salju Seksi Dolok Tinggi Raja kualitasnya tidak lebih baik daripada jumlah besar wisatawan yang membutuhkan uang.


8. Aek Sijornih
Aek Sijornih mungkin kurang populer di telinga wisatawan karena memang tempat ini kurang disukai pemerintah.
Aek Sijornih adalah tempat wisata di Sumatera Utara termasuk air terjun.
Aek Sijornih adalah sebuah nama dari bahasa batak yang memiliki arti air jernih.
Berlokasi di Desa Aek Libung, Aek Sijornih terdiri dari dua buah air terjun yang mengandung sedikit tebing miring dengan isi kapur.


9. Hillpark Sibolangit / Green Hill City
Berlokasi di Desa Suka Makmur Sibolangit, Deli Serdang, Hillpark Sibolangit adalah taman rekreasi yang memiliki banyak jenis permainan.
Mirip dengan Dufan di Jakarta, Hillpark Sibolangit adalah salah satu taman permainan yang terbesar di Sumatera dengan luas sekitar 20 hektar.
Sesuai dengan namanya, Hillpark Sibolangit berada di kawasan daratan yang memiliki ketinggian sekitar 550 meter di atas permukaan laut sehingga memiliki udara yang lumayan sejuk.


10. Tangkahan
Tangkahan merupakan kawasan yang termasuk dalam Taman Nasional Gunung Leuser, Sumatera Utara.
Dengan bentuk tanah berbukit, hutan tropis yang rindang, dan kenyamanan yang sejuk, Tangkahan cocok untuk pecinta wisata alam.
Kegiatan yang dapat Anda lakukan di Tangkahan adalah berenang, trekking, menaiki gajah, masuk goa kelelawar, bermain air terjun, dan lain-lain.


11. Taman Nasional Gunung Leuser
Taman Nasional Gunung Leuser adalah kawasan pelestarian alam yang terletak di 2 Provinsi yaitu Sumatera Utara dan Aceh.
Selain berfungsi sebagai area pelestarian alam, Taman Nasional Gunung Leuser juga menjadi tempat wisata alam di Sumatera Utara yang cukup menarik karena beragam fauna dan floranya.
Taman Nasional Gunung Leuser sangat cocok untuk mencari ketenangan dari keseharian suasana kota yang biasa kita rasakan.


12. Danau Lau Kawar
Danau Lau Kawar terletak di kaki Gunung Sinabung, Sumatera Utara.
Dengan airnya yang berwarna biru, Danau Lau Kawar memiliki luas sekitar 200 hektar, lebih kecil dari Danau Toba.
Walau lebih kecil dari Danau Toba, Danau Lau Kawar memiliki kenyamanan yang asri dengan banyak pepohonan hijau di gunung sehingga tidak kalah indah dari Danau Toba.
Di pinggir Danau Lau Kawar sering dikunjungi grup yang berkemah, beristirahat saat mendaki Gunung Sinabung.
Selain itu kita juga dapat melihat beberapa orang di tengah danau dengan menggunakan perahu kecil.


13. Cagar Alam Sibolangit
Cagar Alam Sibolangit adalah sebuah kawasan dengan luas sekitar 24 hektar yang berlokasi di Kabupaten Deli Serdang.
Memiliki bentuk tanah yang berbukit dan ketinggian 500 meter di atas permukaan laut, Cagar Alam Sibolangit menawarkan pemandangan yang indah dan indah yang sejuk.
Selain untuk wisata alam, Cagar Alam Sibolangit adalah lokasi favorit untuk kegiatan perkemahan pramuka.


14. Gunung Sibayak
Gunung Sibayak adalah tempat wisata di Sumatera Utara yang cocok untuk Anda yang ingin berlibur.
Pernah meletus pada tahun 1600, Gunung Sibayak sekarang ini populer di kalangan pendaki gunung karena keindahan dan persaingan yang ditawarkannya.
Saat mereka tiba di jam 2 pagi, bisa menikmati matahari terbit di saat sudah ada di Gunung Sibayak.
Selain dapat melihat matahari terbit yang indah, dari puncak Gunung Sibayak kita juga dapat melihat kota Medan.


15. Museum & Galeri Margasatwa Internasional Rahmat
Museum & Galeri Satwa Internasional Rahmat adalah museum yang memamerkan berbagai koleksi binatang yang telah diawetkan.
Berlokasi di kota Medan, museum ini adalah satu-satunya museum yang memiliki koleksi lengkap hewan yang diawetkan di Asia.
Museum yang beralamat di Jalan S. Parman ini buka sampai jam 5 sore, dengan harga tiket masuk sebesar 25.000 Rupiah, untuk safari malam biayanya adalah 10.000 Rupiah, dan untuk memotret biayanya adalah 20.000 Rupiah.


16. Kampung Madras Medan / Kampung Keling
Kampung Madras Medan atau sering juga disebut sebagai Kampung Keling adalah daerah yang sebagian besar penduduknya merupakan orang Keling atau India.
Suasana di Kampung Madras Medan sangat kental dengan adat istiadat penduduk India yang beragama Hindu.
Di lokasi ini masih cukup banyak bangunan khas Belanda selain wisata budaya, Anda juga dapat menikmati wisata sejarah di Kampung Madras Medan.
Selain itu, Anda juga dapat menikmati wisata kuliner ala India, dan membeli pernak pernik India serta membeli baju dengan kualitas baik di Kampung Madras Medan.


17. Air Terjun Telaga Dwi Warna Sibolangit
Air Terjun Telaga Dwi Warna Sibolangit memiliki keunikan yang didedikasikan membandingkan dengan air terjun lainnya, yaitu air terjun ini memiliki 2 warna.
Dengan ketinggian sektiar 100 meter, Air Terjun Telaga Dwi Warna Sibolangit memiliki warna putih ke abuan dan biru muda karena mengandung fosfor dan belerang yang dimilikinya.
Untuk dapat mencapai lokasi Air Terjun Telaga Dwi Warna Sibolangit, Anda akan melewati hutan jadi persiapkan diri Anda sebelumnya.
Bila takut tersesat, Anda bisa meminta pemandu jalan.


18. Bukit Lawang
Bukit Lawang terletak sekitar 80 KM dari kota Medan, termasuk di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Lauser. Karena berada di kawasan yang penuh dengan pepohonan hijau, udara di Bukit Lawang membutuhkan sejuk tanpa adanya polusi seperti di kota.
Aktivitas yang dapat Anda lakukan di sini adalah trekking, melihat orang utan, tubing, dan lain-lain.
Jika ingin menginap tidak perlu kuatir karena ada penginapan di sini.


19. Rumah Tjong A Fie
Rumah Tjong A Fie, apa yang spesial dari tempat ini sampai bisa menarik perhatian wisatawan?
Rumah Tjong A Fie adalah rumah yang dulunya dimiliki oleh Tjong A Fie, orang terkaya di Medan pada masa lampau.
Tjong A Fie meninggal pada tahun 1926 karena pendarahan otak, namun ia meninggalkan warisan yang terdiri dari sejarah dan juga sebuah museum.
Kekayaan yang ia miliki, ia bagikan sebelum meninggal bagi masyarakat yang membutuhkan.


20. Menara Air Tirtanadi
Menara Air Tirtanadi adalah menara udara yang sangat penting bagi masyarakat kota Medan.
Dibuat oleh pemerintah Belanda pada tahun 1908 sebagai tempat penampungan udara, saat ini Menara Air Tirtanadi masih menggunakan penampung air yang sangat berguna bagi masyarakat Medan.
Sejak dahulu kala, Menara Air Tirtanadi telah menjadi salah satu ikon kota Medan, hingga sekarang menjadi tempat wisata yang tidak biasa di kota Medan.


21. Pulau Samosir
Pulau Samosir adalah pulau yang terletak di tengah Danau Toba yang berada di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.
Perjalanan dapat menyeberang ke Pulau Samosir dengan menggunakan kapal feri, atau dengan menggunakan jalur darat.
Di Pulau Samosir Anda dapat menikmati pemandangan alam yang indah, menikmati wisata sejarah, wisata budaya dan kuliner Batak, sampai dengan kunjungan permandian udara panas.


22. Bukit Gundaling
Bukit Gundaling adalah salah satu tempat wisata di Sumatera Utara yang terletak sekitar 60 KM dari kota Medan.
Berada di pinggir kota Berastagi, Bukit Gundaling berada di ketinggian lebih dari 1.500 meter di atas permukaan laut.
Jika Anda pernah pergi ke tempat wisata di Puncak, Anda akan dengan cepat menggunakan Bukit Gundaling karena suasananya mirip dengan puncak.
Yang unik dari Bukit Gundaling adalah kita dapat melihat pemandangan 2 gunung berapi di puncak Bukit Gundaling.


23. Danau Siombak
Danau Siombak adalah sekitar 40 hektar yang terletak di Kelurahan Paya Pasir, Medan, Sumatera Utara.
Danau Siombak adalah lokasi akhir pekan favorit warga Medan, terutama bagi mereka yang ingin bersantai sambil memancing.
Selain itu terdapat juga kawasan bermain anak-anak hingga berbagai jenis permainan air di Danau Siombak yang sangat cocok untuk tempat wisata akhir pekan warga Medan dan sekitarnya.
Jarang ada wisatawan asing yang datang ke Danau Siombak.


24. Air Terjun Sigura-gura
Berlokasi di Kabupaten Toba Samosir, Air Terjun Sigura-gura adalah air terjun tertinggi di Indonesia dengan ketinggian sekitar 250 meter.
Karena berkunjung yang dekat dengan Danau Toba, banyak sekali wisatawan yang datang ke tempat ini, mereka menyempatkan diri berkunjung ke air terjun tertinggi di Indonesia ini bersama Danau Toba.
Selain wisatawan dalam negeri, Air Terjun Sigura-gura juga banyak mendapat pengunjung dari luar negeri.


25. Pantai Lagundri dan Pantai Sorake
Pantai Lagundri dan Pantai Sorake adalah pantai yang masih berada dalam 1 garis pantai di Kecamatan Teluk Dalam, Nias Selatan, Sumatera Utara.
Kedua pantai ini populer di dunia karena ombaknya yang besar dan sangat penting bagi para peselancar dari berbagai belahan dunia.
Jika Anda tidak dapat berselancar, tidak perlu kuatir karena di pantai ini banyak tersedia pelatih selancar.
Selain itu ada losmen di sepanjang pantai sehingga Anda tidak perlu kuatir kesulitan mendapat penginapan.

Share:

Blog Archive